Alasan Video Penembakan Viral di Tiktok

Alasan Video Penembakan Viral di Tiktok

Spektekno.com – Halo sobat kali ini kami akan memberikan sebuah informasi yang sedang vial di tiktok. Pasti anda sudah tidak asing lagi mendengar kata tiktok, selain terdapat banyak orang yang membuat video goyangan, tentu dari tiktok juga terdapat banyak informasi yang sedang viral.

Salah satunya adalah Video Penembakan Viral di Tiktok, belum banyak orang mengetahui mengenai berita ini. Karena kasus ini terjadi di negara Brazil yang mana terdapat banyak sekali pemain sepakbola kelas dunia di sana seperti Neymar jr dan lainnya.

Jika anda belum mengetahui kronologinya seperti apa, maka simak penjelasan di bawah agar anda bisa tahu apa sebenarnya yang terjadi sehingga bisa menyebabkan Video Penembakan Viral di Tiktok.

Kronologi Video Penembakan Viral di Tiktok

Seorang wanita di Brazil ditembak 14 kali oleh suaminya sendiri setelah mengunggah videonya di tiktok dengan menggunakan pakaian yang dianggap terlalu seksi. Wanita ini bernama Eliane Ferreira Siolin yang merupakan seorang influencer dibunuh oleh suaminya yang bernama Alejandro Antonio Aguilera Cantallupi.

Dan setelah menembak istrinya Alejandro pun bunuh diri, selain terdapat 14 luka tembakan, lengan kanan Eliane pun mengalamai patah tulang. Sedangkan Alejandro tewas dengan luka di kepala.

Alasan berdasarkan polisi Brazil memberikan keterangan bahwa suami istri ini sering bertengkar terutama dengan unggahan istrinya di tiktok yang menggunakan pakaian dianggap terlalu seksi, sehingga Video Penembakan Viral di Tiktok ini pun menyebar di media sosial.

Nah, mungkin seperti itu lah kronologi yang terjaid menurut informasi yang didapatkan oleh tema spektekno.

Penutup

Demikian pembahasan pada kesempatan kali ini tentang Alasan Video Penembakan Viral di Tiktok. Semoga bisa bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik mungkin. Terimakasih sudah mengunjungi Spektekno.com.

You May Also Like

About the Author: spektekno

hobi menulis artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.