Harga Dogecoin Masih Sulit Untuk Naik

Harga Dogecoin Masih Sulit Untuk Naik

Spektekno.com – Dogecoin sempat menjadi salah satu aset kripto yang paling populer dan kini nasib Dogecoin (DOGE) justri semakin terseungkur. Bahkan, kinerjanya diperkirakan akan sangat sulit untuk naik kembali.

Merujuk daro coinmarketcap.com, harga Dogecoin pada hari Jumat (16 Juli 2021) pada pukul 17.15 WIN kini berada pada level US$ 0,18 atau turun hingga 7,09 perseb dalam 24 jam terakhir. Sementara jika dihitung dalam sepekan yang lalu, penurunannya sudah mencapai 18,33 persen.

Hal ini cukup mengenaskan, mengingat pada bulan Mei yang lalu, Dogecoin sempat berada pada level US$ 0,74. Bahkan, banyak sekali orang yang percayua bahwa Dogecoin bisa menuju US$ 1 setelah pasar menyematkan Elon Musk sebagai “father of dogecoin”.

Co-founder Cryptowatch dan pengelola kanal Duit Pintar Christoper Tahir melihat bahwa prospek Dogecoin ke depan masih belum jelas. Sudah dari awal, mata uang kripto ini memang dibuat tapa ada dasar apapun.

Bahkan untuk pembuatannya sendiri sudah dengan jelas menyatakan, Dogecoin dibuat untuk eksperimen dan iseng semata saja.” Memang cukup sulit untuk melihat potensi doge, karena penggunaannya hanya sebatas pada spekulasi,” kata Christopher, pada hari Jumat (16 Juli 2021).

Sehingga, untuk saat ini Dogecoin menjadi kurang menarik. Akan tetapi, jika para investor mempunyai kemampuan yang sangat mempuni untuk membaca sebuah grafik dan manajeme risiko yang baik, Dogecoin bisa dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan yang sangat bagus untuk trader.

Christopher telah menilai, Jika ada yang sudah mendukung Dogecoin akan menuju US$ 1, dalam jangka waktu pendek dan menengah itu adalah hal yang hampir tidak mungkin. “Kecuali, Elon berkicau ataupun harga bitcoin menguat tajam, sehingga doge dan koin lainnya mengekor,” ucap dia.

Senada, Presiden Komisioner HFX International Sutopo Widodo juga telah melihat, untuk kenaikan harga Dogecoin cuman bisa bergantung pada kenaikan nilai tukar Bitcoin. Sangat sulit untuk mengandalkan sentimen dari Dogecoin karena aset ini tidak memiliki fundamental.

Nah, oleh karena itu Sutopo juga telah menyarankan kepada para investor untuk melirik Dogecoin sebagai trading jangka pendek, karena ada peluang kenaikan usai kondisi bearish. Likuiditas Dogecoin juga sangat cukup besar sekali karena memiliki komunitas dan loyalitas. Hal ini amat sangat membantu sekalu untuk likuiditas.

Untuk saat ini kapitalisasi pasar Dogecoin kini sudah berada di peringkat kedelapan, yang merosot dari posisi ke empat. “Ada kemungkinan, harga doge menuju level
US$ 0,29 akhir tahun nanti,” kata Sutopo.

Sumber dari: KONTAN.CO.ID

You May Also Like

About the Author: Egi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *