Kali ini Binance Tersandung Masalah Regulas di Belanda

Kali ini Binance Tersandung Masalah Regulas di Belanda

Spektekno.com – Kedala regulasi kini kembali menyandung Binance. Bank sentral Belanda (DNB), pada awal pekan ini, telah menyatakan, bahwa Binance menyediakan layanan di negara tanpa harus melakukan registrasi yang telah dipersyaratkan.

Perusahaan itu tidak mematuhi Undang-Undang Anti Pencucian Uang dan Anti-Pembiayaan Teroris, demikian pernyatan dari (DNB). Bank sentral itu juga telah menambahkan, peringatan tersebut yang berlaku untuk Binance Holdings Ltd dan entitasnya yang telah menyediakan layanan kripto di negara tersebut.

Dengan melalui pernyataan yang sudah tertulis dalam surat elektronik, Binance juga telah menyatakan, perusahaan itu menanggapi urusan kepatuhan dengan sangat serius dan sedang dalam proses mengajukan aplikasi untuk pendaftaran yang telah diperlukan.

Regulator di Inggris, Hong kONG, Italia, dan Jerman sebelumnya juga telah menyuarakan keprihatinan serupa dan telah meningkatkan tekanan pada Binance, bursa uang kripto terbesar di dunia berdasrkan volume perdagangan.

Bursa itu juga telah menghadapi penyelidikan berbagai lembaga di Amerika Serikat, dengan melalui Dapartemen Kehakima, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas hingga otoritas pajak, menurut Bloomberg News.

Binance juga harus mengurangi sebagian bisnisnya karena masalah pertauran. Bulan lalu, perusahaan juga telha menghentikan pembukaan akun produk yang berjangka atau derevatif baru untuk penggunanya di Italia, Belanda, dan Jerman.

Sumber dari: KONTAN.CO.ID

You May Also Like

About the Author: Egi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *