Candi Plaosan Merupakan Salah Satu Peninggalan Dari Kerajaan Mataram Kuno Hingga Daftar 16 Raja

Candi Plaosan Merupakan Salah Satu Peninggalan Dari Kerajaan Mataram Kuno Hingga Daftar 16 Raja

Spektekno.com – Hallo sobat berjumpa lagi di kesempatan kali ini yang pastinya bersama admin yang selalu memberikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi kalian semua tentunya.

Nah, namun untuk di kesempatan kali ini admin akan membahas mengenai, Candi Plaosan Merupakan Salah Satu Peninggalan Dari Kerajaan Mataram Kuno Hingga Daftar 16 Raja.

Nah, jika dari kalian semua yang belum mengetahui mengenai sejarahnya maka disini kalian bisa simak saja pembahasan kali ini sampai tuntas agar kalian semua dapat mengetahuinya.

Kerajaan Mataram Kuno didirikan oleh Rakai Mataram RatuSan jaya pada tahun 732. Awalnya, Kerajaan Hindu-Budha terletak di Bhumi Mataram (Yogyakarta) dan Jawa Tengah, tetapi kemudian bergeser ke Jawa Timur.

Ketika berada di sekitar atau wilayah Mataram (sekarang Yogyakarta), kerajaan diperintah oleh Dynasty Sanjaya dan Dinasti Syailendra.

Kemudian ketika pindah ke Jawa Timur, Kerajaan Medang, nama lain dari Kerajaan Mataram Kuno, memerintah dynasty Isyana.

Sumber sejarah Kerajaan Mataram Kuno berasal dari prasasti dan candi. Prasasti yang ditemukan adalah prasasti canggal yang ditemukan di Pura Gunung Wukir, tepatnya Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Prasasti Canggal ditulis menggunakan bahasa Sanskerta pada tahun 732 Masehi. Prasasti tersebut dibuat Raja Sanjaya untuk memperingati pendirian lingga di atas Bukit Sthirangga.

Ada juga prasasti Kalasan yang dibuat pada tahun 778 Masehi. Prasasti ini ditemukan di desa Kalasan, Sleman.

Prasasti ini dibuat menggunakan bahasa Sansekerta, tetapi surat-suratnya adalah pramugari, berbeda dengan prasasti canggal yang ditulis menggunakan huruf Palawa.

Sedangkan untuk Candi, Kerajaan Mataram Kuno membuat Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Kalasan, Candi Plaosan, Candi Arjuna, Candi Bima, Candi Sewu, Candi Mendut, Cando Semar, hingga Candi Srikandi.

Candi ini berfungsi sebagai bukti bahwa era Kerajaan Mataram Kuno menyajikan arsitektur dan karya seni yang luar biasa.

Hindu Dan Budha Di Kerajaan Mataram Kuno

Dinasti Sanjaya memeluk agama Hindu. Ketika kepemimpinan beralih ke rumah Buddha Syailendra, Agama Hindu tetap berkelanjutan.

Hinduisme ada di Jawa Tengah dan Utara dan Buddhisme ada di Jawa Tengah dan Selatan.

Kedua pemimpin ini melahirkan banyak karya yang kental dengan ajaran Hindu dan Budha. Untuk ajaran Hindu, Candi Prambanan dibangun sebagai yang terbesar di Indonesia.

Sedangkan untuk Agama Buddha, Candi Borobudur dibangun sebagai yang terbesar di dunia.

Dua candi dengan arsitektur dan karya seni luar biasa ini sudah ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Baik wisatawan maupun penganut agama Hindu dan Budha menjadikan dua candi tersebut sebagai salah satu tujuan, baik untuk mengenang sejarah maupun upacara keagamaan.

Raja Kerajaan Mataram Kuno

Kepemimpinan di Kerajaan Mataram Kuno berjalan dalam tiga dinasti, mulai dari Dinasti Sanjaya, Dinasti Syailendra dan Dinasti Isyana.

Dalam kepemimpinan Raja Sanjaya, Kerajaan Mataram Kuno memerintah, sampai wilayah tersebut terus bertambah besar.

Tapi ada masalah ketika Rakai Panangkaran, putra Raja Sanjaya meninggal. Kerajaan Mataram Kuno dibagi menjadi dua bagian.

Yaitu dinasti Sanjaya memerintah Kerajaan Hindu di bagian Uutara Jawa Tengah, dan Dinasi Syailendra memerintah Kerajaan Buddha di Jawa Tengah Selatan.

Kemudian Kerajaan Mataram Kuno dipersatukan kembali, terutama ketika Dinasti Sanjaya kembali berkuasa.

Rakai Pikatan diangkat menjadi raja, setelah menikahi Putra Raja Samaratungga, Pramodhawardhani.

Baca Juga:

Rakai Pikatan memindahkan saudara pramodhawardhani, dari Dinasti Syailendra, yang kemudian pergi ke Kerajaan Sriwijaya di Sumatera.

Berikut ini daftar dari Raja Kerajaan Mataram Kuno:

  1. Sanjaya
  2. Rakai Panangkaran
  3. Rakai Panunggalan (Dharanindra)
  4. Rakai Warak (Samaragrawira)
  5. Rakai Garung (Samaratungga)
  6. Rakai Pikatan
  7. Rakai Kayuwangi (Dyah Lokapala)
  8. Rakai Watuhumalang
  9. Rakai Watukura (Dyah Balitung)
  10. Mpu Daksa
  11. Rakai Layang Dyah Tulodong
  12. Rakai Sumba Dyah Wawa
  13. Mpu Sindok (pindah ke Jawa Timur)
  14. Sri Lokapala
  15. Makuthawangsawardhana
  16. Dharmawangsa Teguh

Akhir Kata

Mungkin hanya itu saja informasi yang bisa admin sampaikan untuk kalian semua mengenai, Candi Plaosan Merupakan Salah Satu Peninggalan Dari Kerajaan Mataram Kuno Hingga Daftar 16 Raja.

You May Also Like

About the Author: Rusman Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published.