Apakah Janda Berhak Menerima Zakat, Berikut informasinya

Apakah Janda Berhak Menerima Zakat, Berikut informasinya

Spektekno.com – Pertanyaan seputar apakah janda berhak menerima zakat sering kali muncul di lingkungan masyarakat.

Tetapi hanya segelintir orang yang saja yang bisa menjawab dengan benar apakah janda boleh menerima zakat.

Maka dari itu, dalam postingan kali ini kita akan membahas dengan secara lengkap apakah janda termasuk penerima zakat atau bukan.

Jadi untuk anda yang ingin tahu lebih dalam mengenai fakta apakah janda berhak menerima zakat atau tidak, maka silahkan simak ulasanya sampai selesai.

Apakah Janda Berhak Menerima Zakat

Pada dasarnya, status janda tak bisa menjamin jika dirinya berhak menerima zakat. Apabila ada seorang janda yang bisa untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan hidupnya, pastinya ia tidak berhak menerima zakat.

Golongan janda yang berhak jadi penerima zakat adalah mereka yang tak bisa menanggung biaya hidupnya dan tidak punya harta.

Jadi bisa disimpulkan bahwa janda berhak menerima zakat bukan sebab statusnya, melainkan dari mampu tidaknya ia memenuhi kebutuhan hidupnya.

Apabila ia mampu maka ia tak berhak menerima zakat. Begitu pun sebaliknya, jika ia tidak mampu maka berhak menerimanya.

Tanggapan NU Seputar Apakah Janda Berhak Menerima Zakat Fitrah

Menurut NU, penyaluran zakat lebih diprioritaskan pada janda-janda tua yang telah tak dapat bekerja.

Ini sebab kondisi kehidupan sosial dan ekonomi mereka yang lebih sulit dibandingkan masyarakat lainnya.

Jadi sangat perlu untuk diberi bantuan khusus. Apabila kita sudah siapakah yang berhak menerima zakat fitrah? pastinya ada beberapa golongan.

Nah, golongan yang berhak menerima zakat disebut mustahik, yaitu sebagai berikut:

  • Fakir (orang yang sama sekali tak punya harta)
  • Miskin (orang yang punya harta namun tak cukup memenuhi kebutuhan hidupny)
  • Amil zakat (panitia pengurus zakat)
  • Mualaf (orang yang baru masuk agama Islam)
  • Riqab (hamba sahaya)
  • Gharimin (orang yang berhutang atau terlilit hutang)
  • Fisabilillah (orang yang berjihad di jalan Allah)
  • Ibnu sabil (musafir)

Berdasarkan kedelapan golongan tersebut, janda biasanya termasuk pada fakir atau miskin. Itulah alasan mengapa janda tua umumnya berhak menerima zakat.

Sedangkan janda muda kebanyakan masih mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Apakah Janda dan Anak Yatim Berhak Menerima Zakat

Kebanyakan di kalangan masyarakat, yang jadi sasaran utama sebagai mustahik zakat adalah janda dan anak yatim.

Apakah janda dan anak yatim memang benar-benar berhak menerima zakat? Mari kita bahas dengan secara jelas berikut ini.

Hampir sama dengan poin sebelumnya, sebenarnya status janda maupun anak yatim itu bukanlah syarat seseorang berhak menerima zakat atau tidak.

Tetapi lebih kepada mampu tidaknya ia dalam memenuhi biaya hidup dan kebutuhannya sehari-hari.

Bolehkan Memberikan Zakat ke Saudara atau Kerabat yang Statusnya Janda

Menurut ulama, sangat boleh apabila kita memberikan zakat kepada saudara atau kerabat yang statusnya janda.

Namun dengan catatan bahwa ia dalam kondisi tidak mampu dengan secara ekonomi atau sedang terlilit hutang.

Bahkan berzakat kepada kerabat mempunyai keistimewaan tersendiri.

Jika zakat kepada orang lain nilainya satu, maka berzakat kepada kerabat sendiri nilainya dua.

Baca Juga:

Akhir Kata

Sekian informasi yang dapat admin sampaikan tentang Apakah Janda Berhak Menerima Zakat, Berikut informasinya semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat untuk anda.

You May Also Like

About the Author: Ervin

Leave a Reply

Your email address will not be published.