Test VCT Adalah Test HIV Yang Di Dahului Oleh Konseling dan Dilakukan Secara Sukarela Berikut Penjelasanya

Test VCT Adalah Test HIV Yang Di Dahului Oleh Konseling dan Dilakukan Secara Sukarela Berikut Penjelasanya

spektekno.com – Hallo sahabat sepektekno bertemu lagi dengan admin yang selalu memberikan informasi yang menarik. nah pada kesempatan kali ini admin akan membahas tentang Test VCT Adalah Test HIV Yang Di Dahului Oleh Konseling dan Dilakukan Secara Sukarela Berikut Penjelasanya.

Nah jika anda ingin mengetahui serta penasaran dengan test VCT ini silahkan anda simak pembahasan admin dibawah ini sampai selesai ya gays agar anda dapat memahami apa itu test VCT.

Test VCT Adalah Test HIV Yang Di Dahului Oleh Konseling dan Dilakukan Secara Sukarela Berikut Penjelasanya

Sukarela

Artinya keinginan untuk melakukan test HIV atas kesadaran diri sendiri tanpa ada paksaan dari orang lain. Hal ini pun berarti seseorang tidak boleh melakukan pemeriksaan HIV tanpa terhadap orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

Konseling HIV

Artinya pemberian informasi mengenai HIV dan AIDS berupa pembicaran dua arah antara klien dan konselor HIV, sehingga bisa terpecahkannya sebuah masalah yang dihadapi oleh klien (disebut juga konseli) dan bersifat rahasia. Konseling HIV dilakukan dua kali yaitu sebelum (pre test) dan sesudah (post test) test HIV.

Konseling Pre Tes

Dilakukan untuk memberikan informasi lengkap mengenai HIV dan AIDS, penularan, pencegahan, menggali faktor resiko klien serta cara menguranginya, sehingga klien bisa lebih siap untuk melakukan pemeriksaan atau test HIV.

Patrari Jaya Utama
Test VCT Adalah Test HIV Yang Di Dahului Oleh Konseling dan Dilakukan Secara Sukarela Berikut Penjelasanya

Konseling Post Tes

Dilakukan dengan tujuan untuk mempersiapkan klien menerima hasil test. Disini jelaskan apa saja hasil yang berkaitan dengan hasil tes serta apa yang harus dilakukan oleh klien jika hasilnya adalah positive atau negative.

Tujuan VCT:

  • Umum:
    • Mempromosikan perubahan perilaku dan dapat mengurangi angka penularan HIV.
  • Khusus:
    • Menurunkan jumlah infeksi baru
    • Menurunkan infeksi penyakit kelamin lainya
    • Mempercepat deteksi HIV
    • Mencegah terjadinya infeksi kesehatan lain
    • Meningkatkan perilaku hidup sehat

Siapa saja yang perlu melakukan VCT?

Setiap orang yang pernah melakukan kegiatan yang beresiko HIV wajib VCT seperti melakukan hubungan yang tidak aman, menggunakan jarum suntik bergantian pada pengguna narkoba dan tattoo yang tidak steril, wanita hamil yang merencanakan kehamilan serta wanita hamil yang beresiko terinfeksi HIV.

Kapan sebaiknya melakukan VCT?

Masa inkubasi HIV secara umum 2 minggu – 3 bulan setelah terinfeksi, sebaiknya VCT dilakukan setelah 2 minggu pasca kegiatan beresiko. Jika resiko nya adalah hubungan beresiko VCT dapat untuk dilakukan 3 bulan sekali dan jika konsisten menggunakan kondom bisa dilakukan minimal 1x dalam setahun.

VCT dapat untuk dilakukan di setiap layanan kesehatan yang menyediakan test HIV seperti Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik Swasta. Bahkan pemerintah telah memperbanyak layanan CST (Care, Support and Treatment) sehingga jika hasil positive HIV pengobatannya lebih mudah.

HIV sudah dapat untuk di obati dengan ARV (Anti retroviral virus), meskipun ARV tidak membunuh Virus, namun ARV mampu menekan perkembang biakan Virus, sehingga jika HIV sudah tidak terdeteksi maka HIV sudah tidak lagi menularkan ( U = U / Undetectable = Untransmitable).

Baca Juga:

Demikianlah ulasan mengenai Test VCT Adalah Test HIV Yang Di Dahului Oleh Konseling dan Dilakukan Secara Sukarela Berikut Penjelasanya semoga dapat bermanfaat serta terimakasih telah setia membaca artikel admin ini sampai selesai.

You May Also Like

About the Author: Ervin

Leave a Reply

Your email address will not be published.